Cruise Holiday 101: Panduan bagi Cruisers Pemula

Perjalanan wisata yang mewah identik dengan menggunakan pesawat kelas bisnis dengan tujuan negara-negara di Eropa maupun Amerika Serikat. Namun, ada satu segmen yang tergolong wisata kelas atas tapi masih sedikit yang meliriknya, yakni wisata kapal pesiar. Umumnya, wisata kapal pesiar berangkat dari satu titik menuju titik akhir dengan singgah di beberapa destinasi.

 

Karena para wisatawan akan menghabiskan sebagian besar waktunya di kapal pesiar, maka fasilitas yang ada di kapal pesiar pun dibuat mewah dan lengkap, mulai dari kolam renang, restoran mewah, pusat kebugaran, bar, bioskop, pertunjukan teater, hingga perpustakaan. Tujuan utamanya adalah agar para turis merasa betah. Bagi Anda yang ingin mencoba berwisata menggunakan kapal pesiar, berikut adalah tips yang perlu diperhatikan.

 

1. Riset Lokasi Pelabuhan

 

Sebagai orang yang pertama kali bepergian menggunakan kapal pesiar, tentu kemungkinan besar Anda juga belum pernah menginjakkan kaki di pelabuhan kapal pesiar. Untuk itu, cari tahu mengenai lokasi pelabuhan tersebut, serta fasilitas pendukung yang ada di pelabuhan itu, seperti lokasi area parkir kendaraan, apakah bisa menitipkan kendaraan di pelabuhan itu, keamanan di pelabuhan, apakah ada toko atau minimarket di sekitar pelabuhan untuk membeli kebutuhan yang terlupa dibawa, dan sebagainya.

 

2. Jangan Memberi Tip di Bar

 

Ketika memesan paket wisata menggunakan kapal pesiar, Anda sudah dikenakan biaya pajak pelayanan ketika membeli minuman di bar. Namun, apabila Anda sudah mengetahui hal tersebut dan tetap ingin memberikan tip kepada pramusaji atas pelayanannya yang memuaskan, maka tak ada salahnya Anda memberi tip lebih. Mayoritas kapal pesiar besar, seperti Carnival, Royal Caribbean, dan Norwegian, memang sudah secara otomatis mengenakan pajak pelayanan sebesar 15 persen di bar. Karena itu, kecuali pelayanannya sangat spektakuler, Anda tidak perlu memberikan tip lagi.

 

3. Sedia Payung Sebelum Hujan

 

Perjalanan wisata dengan kapal pesiar biasanya akan singgah beberapa kali di negara tertentu—sebelum sampai di destinasi akhir. Ketika singgah, Anda bisa turun dan mengeksplorasi obyek wisata yang ada di daerah atau negara tersebut. Namun, yang patut diketahui adalah tiap negara memiliki iklim dan cuaca yang berbeda-beda. Karena itu, meskipun cuaca sangat cerah, tidak ada salahnya Anda membawa payung, jas hujan, atau ponco ketika ekskursi. Anda tentu tidak mau menjadi satu-satunya orang yang basah kuyup ketika kembali ke kapal bukan?

 

4. Tetap Berolahraga

 

Mayoritas kapal pesiar menyediakan makanan secara buffet all you can eat di beberapa restoran yang ada di kapal. Anda memang dipersilakan untuk menghabiskan makanan sebanyak dan semampunya, tapi bagaimana caranya untuk segera menghilangkan lemak dan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh? Anda bisa mencoba untuk menggunakan tangga alih-alih naik lift ketika naik-turun dek. Apabila Anda suka berolahraga, tak ada salahnya menghabiskan beberapa menit membakar keringat di pusat kebugaran, atau mengikuti kelas bersepeda untuk lebih cepat membakar lemak di tubuh.

 

5. Hindari Area Buffet

 

Debarkasi merupakan bagian paling menyedihkan dari sebuah perjalanan dengan kapal pesiar—berbanding terbalik dengan saat embarkasi yang menyenangkan. Mayoritas perjalanan kapal pesiar dilakukan pada pagi hari, dengan kebanyakan para penumpang harus menempuh perjalanan pagi-pagi buta menuju pelabuhan. Sesampainya di pelabuhan, rasa lapar pastinya datang. Dan ketika tiba di dalam kapal pesiar, semua penumpang menuju area buffet bersamaan. Untuk menghindari berdesak-desakan dan berebutan, hindari area buffet atau grill di mana massa berkumpul, dan langsung menuju area lain yang lebih sepi dan tenang agar hari Anda dimulai dengan indah.

 

6. Riset Kapal

 

Berkeliling di atas kapal pesiar setinggi 15 dek bersama 3.100 penumpang tentu akan memusingkan. Karena itu, ada baiknya Anda memetakan terlebih dahulu seisi kapal pesiar tersebut sebelum hari keberangkatan dan mencari tahu lokasi-lokasi yang penting bagi Anda. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengunjungi website kapal pesiar tersebut yang biasanya sudah menyediakan informasi layout kapal itu.

HIN Internalisasi AKHLAK sambut New Normal & Holding Hotel BUMN
Virtual Tour