Pelari Diffable Semarakkan The 2nd Padang KulineRun 2018

"The 2nd Padang KulineRun 2018" yang berawal dari dan berakhir (finish) di area Grand Inna Padang Convention & Exhibition hotel berlangsung meriah. 

 

Tidak kurang dari 10 pelari diffable, termasuk atlit pembawa obor api Asian Games pada saat melewati Sumatera Barat, Jesrian Fadinata turut menyemarakkan The 2nd Padang KulineRun 2018 yang berlangsung pada hari Minggu, 30 September 2018.

 

Keikutsertaan para pelari diffable dalam event hari ini, secara tidak langsung The 2nd Padang KulineRun 2018 dapat dimanfaatkan sebagai sarana latihan dan pemanasan bagi para atlit yang akan berlaga di Asian Para Games, yang akan berlangsung pada tanggal 6-13 Oktober 2018 yang akan datang.

 

"The 2nd Padang KulineRun 2018" merupakan event paduan olahraga dan wisata kuliner yang benar-benar unik dan menarik. Selain melakukan olahraga lari dengan menikmati pemandangan pantai yang menarik, para peserta - setiba di tempat finish - akan dapat menikmati berbagai kuliner tradisional khas Minang dengan harga yang terjangkau.

 

Para peserta  dapat menikmati aneka kuliner seperti sanok durian, sate kuah labu, bubur kampiun, lontong gulai tunjang, pizza rendang, nasi rendang lokan, rendang tuna, rendang daging, dan berbagai varian menu menarik lainnya, semuanya dengan harga "serba sepuluh ribu rupiah".

 

Sesuai komitmen untuk mendukung pengembangan industri kepariwisataan di kota Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya, dengan memanfaatkan momentum "Hari Pariwisata Dunia" (World Tourism Day) tanggal 27 September; PT Hotel Indonesia Natour (Persero) untuk kedua kalinya melaksanakan event "The 2nd Padang KulineRun 2018" pada tanggal 30 September 2018 di Padang.

 

"The 2nd Padang KulineRun 2018" merupakan event yang memadukan olahraga lari dengan wisata kuliner, dimana para peserta akan dapat menikmati berbagai hidangan khas Minang selama event berlangsung. Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN, Iswandi Said baru-baru ini.

 

Iswandi Said lebih lanjut menjelaskan bahwa pelaksanaan event The 2nd Padang KulineRun 2018 yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementrian BUMN, Gubernur Sumatera Barat, dan Dinas Kepariwisataan Sumatera Barat ini dapat dijadikan event dalam rangka menyambut "Hari Pariwisata Dunia" (World Tourism Day),  yang jatuh pada tanggal 27 September.

 

The 2nd Padang KulineRun 2018 juga merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan berbagai keindahan kota Padang sebagai destinasi wisata dan mengangkat wisata kuliner Minang yang telah diakui dunia. Seperti diketahui, sesuai daftar makanan terenak di dunia yang dirilis CNN pada tahun 2017, rendang dari Sumatera Barat  menempati peringkat pertama.

 

The 2nd Padang KulineRun 2018 - yang merupakan event lari terbesar di Sumatera Barat - akan diikuti lebih dari 1500 peserta dari dalam dan luar negeri, dan akan mempertandingkan lomba dengan jarak 2,5K/5K/10K dan Half Marathon 21K; dengan hadiah uang dan berbagai hadiah menarik lainnya.

 

Para peserta akan dapat melaksanakan lomba sambil menikmati ikon pariwisata kota Padang yang sebagian besar merupakan kawasan pantai, yaitu Pantai Padang, Pantai Muaro Lasak, Pantai Tugu Perdamaian, Museum Adityawarman, kawasan Pondok dan Tugu Nol Kilometer Padang (depan Grand Inna Padang Hotel Convention & Exhibition Centre).

 

Seusai lomba, para peserta akan dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Minang dari industri,  UMKM, dan  Grand Inna Padang Convention & Exhibition Hotel - sebagai tempat penyelenggaraan event. PadangKulineRun 2018 juga akan dimeriahkan dengan "Lomba Mewarnai Tingkat TK" dan berbagai atraksi musik serta permainan lainnya.

 

Penyelenggaraan The 2nd Padang KulineRun 2018 ini tidak terlepas dari komitmen "BUMN Hadir Untuk Negeri", dimana PT Hotel Indonesia Natour (Persero) bersama BUMN pendukung lain, seperti BNI, PLN, Jasa Raharja, Angkasa Pura 2, Bukit Asam, Jamkrindo, BPJS Tenaga Kerja dan Garuda Indonesia bersama-sama mendukung pengembangan industri kepariwisataan di Padang, Sumatera Barat, dan Indonesia pada umumnya.

HIN Internalisasi AKHLAK sambut New Normal & Holding Hotel BUMN
Virtual Tour