Mengapa Memilih Inna Group?

Selama tahun 2016, industri perhotelan di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan yang berasal dari sisi domestik maupun internasional. Menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi global dan juga pelemahan kurs nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS berdampak kepada perlambatan pertumbuhan beberapa sektor usaha di Indonesia, yang juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Beberapa sektor turut merasakan dampak akibat perlambatan tersebut. 

 

Walaupun demikian, sektor pariwisata masih mampu untuk tumbuh. Hal ini dapat terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia hingga akhir tahun 2016 yang mengalami pertumbuhan di atas 11,1% dari periode yang sama tahun 2015. Kondisi tersebut dapat terjadi salah satunya karena dukungan Pemerintah terhadap perkembangan sektor pariwisata. 

 

Tahun 2019, Pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisawatan menjadi 25 juta kunjungan. Untuk mendukung terwujudnya rencana tersebut, berbagai cara dilakukan Pemerintah, mulai dari pembangunan destinasi wisata serta fasilitas pelengkap seperti hotel dan penginapan. Beberapa destinasi wisata yang dirintis oleh Pemerintah berlokasi di tempat unit usaha Perseroan berada. Oleh karena itu, PT HIN sebagai BUMN yang bergerak di bidang usaha perhotelan terus berusaha untuk mengembangkan diri sehingga mampu menggarap pasar dan memberikan kontribusi optimal kepada pariwisata Indonesia.

 

Maksud dan Tujuan Perseroan

Sebagaimana perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, telah dilakukan beberapa kali di antaranya dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan Terbatas PT. Hotel Indonesia Natour, Notaris Titiek Irawati Sugianto, SH No. 38 tanggal 16 Mei 2014 yang telah dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, berdasarkan Surat Penerimaan Perubahan Anggaran dasar No. AHU-AH.12472.40.22.2014 tanggal 9 Juni 2014.

 

Maksud dan Tujuan Perseroan ini adalah melakukan usaha di bidang industri jasa perhotelan dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

 

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut :

 

• Membangun, mengoperasikan mengembangkan dan memasarkan Hotel yang dimiliki sendiri , baik didalam maupun diluar wilayah Indonesia.

• Melakukan usaha pengelolaan, pemasaran hotel dan fasilitas pendukungnya yang dimiliki oleh pihak lain.

• Merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah serta menggunakan tanah untuk keperluan industri jasa perhotelan dan menata serta membagi lebih lanjut dalam satuan-satuan lingkungan tertentu dan mengembangkan jasa-jasa prasarana dan fasilitas-fasilitas hotel lainnya.

• Menyerahkan bagian-bagian tanah kepada pihak ketiga untuk membangun hotel berikut segala fasilitas pendukungnya menurut persyaratan yang ditentukan oleh Perseroan selaku pemegang hak, yang meliputi segi-segi peruntukan, penggunaan jangka waktu berikut keuangannya, dengan ketentuan pemberian hak atas tanah kepada pihak ketiga dilakukan oleh Pejabat yang berwenang, sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam anggaran dasar.

• Menjalankan usaha-usaha penunjang perhotelan meliputi biro perjalanan, restoran, catering termasuk flight catering, fasilitas hiburan dan olah raga, serta penyewaan ruangan.

• Jasa Kosultasi, managerial dan operasional, serta pendidikan dan pelatihan dibidang perhotelan dan pariwisata.

 

Selain kegiatan usaha utama seperti disebutkan di atas, Perseroan juga dapat melakukan kegiatan usaha dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk usaha perkantoran, apartemen, shopping centre, convention center, dan periklanan.

Tantangan Usaha

Tantangan bagi Perseroan adalah terus bertambahnya jumlah pasokan hotel sementara permintaan belum seimbang, sehingga hal ini menyebabkan tingkat hunian hotel rendah yang pada akhirnya berdampak pada menguatnya kompetisi antar hotel. Perluasan pangsa pasar belum dilakukan Perseroan secara optimal, mengingat kondisi produk di beberapa unit belum direnovasi. 

 

Walaupun demikian, salah satu unit usaha Perseroan yaitu Inaya Putri Bali (IPB) sudah beroperasi secara penuh 460 kamar namun belum Grand Opening, dikarenakan sebagian fasilitas operasional lainnya sebagai hotel bintang 5 masih perlu dilengkapi. Namun, beroperasinya IPB cukup berkontribusi besar kepada penambahan pendapatan usaha Perseroan di tahun 2016. Diharapkan setelah fasilitas operasional lain sebagai hotel bintang 5 terpenuhi, maka tingkat hunian di IPB akan semakin bertambah. 

Kekuatan Perseroan

Kekuatan lain dari Perseroan antara lain di beberapa unit usaha, sudah terbentuk kekuatan long-term relationship, seperti di unit Grand Inna Bali Beach dan Inna Sindhu Beach, di mana beberapa wisawatan mancanegara melakukan kunjungan dan menetap secara rutin setiap tahunnya. Tentunya hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Perseroan selalu memberikan pelayanan terbaik sehingga konsumen datang kembali (repeat order).

 

Total pendapatan usaha Perseroan secara konsolidasi pada tahun 2016 meningkat cukup signifikan yakni sebesar 31,99%. Hal tersebut sebagai hasil pengembangan strategi pricing dan timing yang tepat, melalui berbagai alat promosi dan didukung oleh teknologi. Peningkatan occupancy rate dilakukan dengan menerapkan pola buffer yang bertujuan untuk mengisi kamar melalui early booking, pemasaran yang masif dan secara paralel melakukan revitalisasi dan pengembangan produk. Hal ini dilakukan untuk dapat bersaing dan menjaga existing product bersesuaian dengan permintaan pasar.

 

Tahun 2016 peningkatan pendapatan usaha disumbangkan oleh seluruh segmen pendapatan. Di tahun ini, pendapatan kamar meningkat sebesar 37,09% dibandingkan tahun sebelumnya. Lokasi unit usaha Perseroan yang berada di lokasi strategis merupakan salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan pendapatan sewa kamar di tahun 2016. 

 

Pencapaian sampai dengan akhir tahun 2016, Average Room Rate (ARR) secara korporasi mengalami peningkatan 15,77% jika dibandingkan dengan tahun 2015 pada periode yang sama. Hal ini ditunjang oleh strategi pricing yang tepat serta dynamic pricing yang sudah dilakukan oleh unit operasi. Sehingga secara akumulatif menyebabkan pertumbuhan ARR jika dibandingkan dengan tahun lalu. Dari sisi jumlah kamar yang tersedia untuk dijual pun turut terjadi kenaikan. Tingkat hunian Perseroan secara rata-rata

berada pada angka 60,2%, meningkat jika dibandingkan tahun 2015 sebesar 55,5%.

 

Kenaikan juga terjadi pada pendapatan makanan dan minuman yaitu sebesar 25,41%. Pendapatan departemen usaha lain juga mengalami peningkatan hingga 16,21%. Manajemen PT HIN turut berupaya untuk meningkatkan pendapatan makanan dan minuman dengan cara mengadakan promosi di restoran-restoran yang berada di unit usaha HIN. Selain itu, PT HIN pun terus berupaya memasarkan segmen Meeting, Incentives, Conference and Exibitions (MICE) diiringi dengan perbaikan terus menerus yang dilakukan pada fasilitas pendukung.

 

Manajemen terus berupaya agar laba kotor Perseroan semakin meningkat dengan cara melakukan

berbagai promosi, renovasi dan peremajaan yang bertujuan meningkatkan pendapatan usaha. Selain itu, menimbang bahwa usia unit usaha Perseroan kebanyakan sudah cukup tua, menyebabkan biaya energi menjadi besar. 

 

Dari sisi operasional, Perseroan memfokuskan diri kepada rencana perawatan operating equipment, pengembangan produk dan kualitas asset. Selain itu, Perseroan juga memasuki tahapan perencanaan perbaikan dan atau penyempurnaan produk, namun tetap dengan menyusun rencana kerja dan perawatan dengan fokus untuk menjaga agar proses operasional unit usaha dan bisnis terkait dapat berjalan dengan baik. Isu penghematan energi dan mencari solusi strategis untuk mencapai tujuan organisasi pun turut dikembangkan.

 

Pembenahan secara fisik bangunan hotel juga terus dilakukan. Penambahan fasilitas penunjang dan perbaikan minor dilakukan secara unit dan beberapa perbaikan operating equipment yang bersifat major dipertimbangkan berdasarkan skala kepentingan korporasi dan atau pertimbangan khusus seperti

yang dilakukan di Grand Inna Muara, Inna Parapat, serta Inna Dharma Deli yang dapat dipandang sebagai bagian dari proses revitalisasi on going dan bertahap untuk menjaga level of competitiveness.

Secara umum, saat ini pihak manajemen sedang mempersiapkan Format Property Asessment sebagai

bagian dari proses menuju standarisasi seluruh unit di bawah PT HIN.

 

Proses audit rutin dilakukan oleh internal auditor Kantor Pusat PT HIN (Satuan Pengawas Intern – SPI)

pada akhir tahun 2016. Program kerja SPI tahun 2016 antara lain melakukan pengawasan di unit usaha,

melaksanakan pendampingan Exit Meeting KAP di unit usaha bersama-sama dengan Komite Audit dan

Komisaris.

Aspek Pemasaran

Tumbuhnya perekonomian Indonesia akan memberikan dampak kepada seluruh sektor industri, tidak terkecuali industri perhotelan. Terlebih lagi, Pemerintah menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan. Digagasnya pembangunan destinasi-destinasi wisata baru memberikan dampak positif bagi perkembangan industri perhotelan di Indonesia. 

 

Terkait strategi di bidang pemasaran, PT HIN bersama BUMN lain yang bergerak di bidang pariwisata yaitu PT Patra Jasa dan PT Aerowisata membentuk kerja sama dengan cara mendirikan Hotel Indonesia Group (HIG). Pembentukan HIG merupakan bentuk sinergi antar BUMN yang bertujuan untuk mencapai keunggulan kompetitif melalui kerja sama dalam hal supply chain, sumber daya manusia, hingga standardisasi produk. Melalui sinergi ini, HIG dapat memperluas jaringan hotel-hotel yang tergabung di dalamnya, menawarkan jenis layanan yang lebih kuat dan tepat sasaran (multi-brands, multi-size, multisegments) untuk menonjolkan nilai lebih yang dimiliki masing-masing hotel agar sesuai dengan tuntutan pasar melalui koordinasi dan sinergi dari masing-masing hotel. 

 

Melalui HIG, diharapkan pendapatan bisnis hotel yang menjadi anggota akan mengalami peningkatan dan semakin kompetitif di antara pesaing hotel lainnya. Hingga akhir tahun 2016, terdapat 38 hotel yang telah bergabung dalam jaringan HIG, yaitu: 12 hotel Inna Group, 7 hotel Patra Jasa dan 7 hotel Aerowisata serta 9 Hotel Pesonna milik PT Pegadaian (Persero) dan Hotel Manohara milik PT Taman Wisata Candi Borobudur (Persero).

 

Upaya–upaya yang telah dilakukan untuk dapat meningkatkan pendapatan dari penjualan kamar dan makanan/minuman serta fasilitas hotel lainnya untuk seluruh unit usaha PT HIN baik dalam lingkup Nasional maupun Internasional, adalah melalui program-program Pemasaran (Sales & Promotion) pada tahun 2016 antara lain:

 

1. Domestik

Melaksanakan kegiatan Table Top dan Sales Terpadu di Jakarta, Bandung dan Surabaya yang bersinergi

antara Petugas Pemasaran Kantor Pusat dengan Petugas Pemasaran unit usaha dengan menjalin kerjasama kepada klien potensial dengan membawa brosur seluruh unit dan gimmick.

 

2. Internasional

Berpartisipasi aktif dalam event pariwisata yang berskala Internasional untuk memasarkan seluruh unit-unit PT HIN yang diikuti oleh tenaga pemasaran dari Kantor Pusat dan unit Inna Grand Bali Beach, Inaya Putri Bali, Grand Inna Kuta, Inna Garuda, Inna Parapat.

 

Kegiatan promosi yang telah dilakukan antara lain:

 

1. Melakukan standardisasi atas seluruh alat promosi, antara lain brosur dan pencantuman logo, serta

menerapkan prosedur persetujuan dari Kantor Pusat atas seluruh publikasi yang dilakukan unit baik secara online maupun metode konvensional.

 

2. Melakukan perubahan desain serta penamaan majalah in-house perusahaan yang sebelumnya bernama “Pleasure” menjadi “Gracious” dengan konsep utama sebagai majalah travel lifestyle untuk

segmen smart traveller dengan tujuan menjadikan majalah in-house sebagai sumber promosi dan

informasi perusahaan.

 

3. Melakukan reviu selektif terhadap media yang dijadikan rekan untuk pemasangan iklan dengan

fokus pada publikasi online.

 

4. Melakukan promosi melalui social media untuk Unit dan Kantor Pusat, seperti: Facebook, Twitter,

dan Instagram.

 

Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar 661,63% dari tahun 2015, yang terjadi karena Perseroan melakukan revaluasi aset di tahun 2016. Kas dan setara kas Perseroan dari 2015 ke 2016 pun mengalami pertumbuhan 4,81%. Sementara, Liabilitas Perseroan turun 1,82% di tahun 2016.

 

Hotel Indonesia Group Hotel Management

Sebagai koordinator sekaligus bagian dari Hotel Indonesia Group, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) menerapkan Strategi Manajemen Hotel sesuai standarisasi Hotel Indonesia Group meliputi: Keuangan, Penjualan & Pemasaran, Bantuan Teknis, Operasi, Manajemen Pendapatan, Makanan & Minuman, Sumber Daya Manusia.

Keuangan

Hotel Indonesia Group memberikan pemiliknya untuk dapat secara langsung menganalisis kebutuhan industri perhotelan dengan memberikan persyaratan produk, deskripsi desain, laporan manajemen, laporan keuangan, perkiraan bisnis yang akurat, efektif dalam mengelola struktur harga dan biaya. 

 

Kami mengerti bahwa semua hotel itu serbaguna, dan banyak terjadi perubahan karena permintaan di pasar, namun penjualan kamar tetap menjadi sumber pendapatan utama, sementara restoran, ruang pertemuan, lounge, dan gym merupakan fasilitas yang menggerakkan pendapatan tambahan. Strategi pengelolaan keuangan kami memberikan pertumbuhan pendapatan dan nilai investasi untuk setiap properti yang dikelola oleh Hotel Indonesia Group.

Penjualan dan Pemasaran

Penjualan dan pemasaran merupakan keterampilan dasar di Hotel Indonesia Group, disesuaikan dengan tren pasar yang ada dan nilai bisnis inti kami. Terampil dalam strategi dengan pengalaman terbukti yang bisa bersaing dengan kompetitor. Hotel Indonesia Group dapat merangkul teknik pemasaran modern, dengan menggabungkan antara pemasaran tradisional dan digital sebagai taktik pemasaran. 

 

Penjualan melalui strategi pemasaran digital, iklan online, pemasaran media sosial, akan meningkatkan pendapatan semua properti di fase operasional. Mengelola dan mengembangkan setiap properti melalui pendekatan terbaik terhadap strategi penetapan harga, analisis GAP (untuk mengetahui apakah strategi bisnis sesuai dengan harapan), promosi pengembangan segmen pasar yang tepat yang menjadi target dan manajemen reputasi. Konsep pemasaran terpadu dan komunikasi untuk meningkatkan penyampaian informasi kepada pelanggan sasaran.

Asisten Teknis

Dengan tim yang berpengalaman di bidang properti, Hotel Indonesia Group menawarkan dukungan arsitektur, desain dan teknik kepada pemilik, pengembang dan investor untuk memastikan bahwa semua konstruksi Hotel baru dan atau yang sudah ada sesuai dengan standar serta spesifikasi Hotel Indonesia Group, termasuk tanggal target sampai hari pertama hotel membuka pintu. 

 

Hotel Indonesia Group bertindak sebagai penghubung penting antara pemilik, konsultan desain dan arsitektur dan kontraktor; Kami menyediakan kebutuhan dan penjelasan desain produk untuk semua konsultan dan memastikan mereka dapat memenuhi standar Hotel Indonesia Group. Kami bertanggung jawab untuk semua aspek perencanaan proyek, dalam meninjau desain dan spesifikasi. Hotel Indonesia Group akan mengunjungi properti tersebut pada waktu yang dijadwalkan, melakukan pemeriksaan untuk mengetahui bahwa properti tersebut memiliki semua peralatan, perlengkapan dan perabotan sesuai petunjuk standar Hotel Indonesia Group.

Operasi

Kami memiliki pengalaman yang luas dalam industri perhotelan. Kami memiliki berbagai platform dalam meningkatkan efisiensi operasional untuk memaksimalkan pendapatan setiap properti. Kami memimpin dengan disiplin standar perusahaan yang ketat dan kepatuhan dalam menentukan patokan Hotel Indonesia Group, fokus dalam hal ini akan mencapai keberhasilan dalam standar pelayanan yang diberikan kepada para pemangku kepentingannya. Kami mendorong dan fokus pada penyediaan alat yang tepat yang digunakan oleh tim operasi hotel, untuk mempertahankan kinerja tinggi dan mematuhi standar yang tinggi.

Pengelolaan Revenue & Channel Distribusi

Hotel Indonesia Group memimpin manajemen pendapatan, yaitu dengan mengendalikan pendapatan melalui ikut serta dalam kompetisi RevPAR. Kami fokus pada optimalisasi jaringan distribusi pendapatan di semua Hotel dalam sistem reservasi, program loyalitas dan strategi penjualan secara nasional, serta metode direct sales on-line. 

 

Program analisis Hotel Indonesia Group memberikan struktur yang diperlukan untuk memaksimalkan pendapatan hotel, sebagai berikut:

 

• Pendekatan tim terpadu melalui kepemimpinan yang berpengalaman.

• Kompetisi strategis yang mempengaruhi dan metodologi taktis yang bisa beradaptasi

ke pasar.

• Akurat dan tepat waktu dalam pelaporan serta program "memperkirakan" yang dapat memberikan hasil benchmarking yang efektif.

• Strategi e-commerce komprehensif dapat meningkatkan pendapatan yang tinggi melalui jaringan sosial, reputasi manajemen dan e-marketing.

Makanan dan minuman

Hotel Indonesia Group menyediakan layanan manajemen hotel terintegrasi. Termasuk di dalamnya pengelolaan makanan dan minuman untuk restoran dan bar, di mana penekanannya pada berbagai strategi penjualan dengan memperhatikan layanan dan kualitas makanan yang dikombinasikan dengan ide kreatif untuk dapat menangkap pasar dan menghasilkan margin keuntungan yang menguntungkan. 

 

Strategi penjualan dan manajemen kami dalam mencapai pendapatan tinggi di restoran hotel merupakan bukti kemampuan kami untuk mengintegrasikan perencanaan, serta implementasi dalam memenuhi target kinerja. Mengontrol seluruh pembelian makanan dan minuman dalam hal kualitas, kuantitas dan harga serta hak untuk mengendalikan biaya makanan dan minuman yang akan menghasilkan keuntungan lebih tinggi bagi pemiliknya.

Sumber Daya Manusia

Hotel Indonesia Group menciptakan kesempatan yang sama bagi setiap individu dalam organisasi. Dengan keahlian multidisiplin, perspektif dunia nyata dan pengalaman langsung di bidang perhotelan yang nyata, kami menciptakan wawasan yang memberikan dampak tinggi bagi proses rekrutmen dan pelatihan. 

 

Kami memilih individu berdasarkan seberapa baik mereka, serta sesuai dengan nilai-nilai organisasi. Setelah proses seleksi dilakukan, kami akan melatih semua individu untuk memperoleh keterampilan dan memenuhi persyaratan minimum untuk memberikan layanan melebihi harapan pelanggan. 

 

Program pelatihan terstruktur dengan baik didefinisikan untuk setiap individu dalam organisasi. Setiap individu dalam organisasi diharapkan mengikuti program pelatihan seperti program yang ditetapkan untuk pengembangan karir masa depan dan kesuksesan perusahaan.

Nilai Layanan

C ommitted to build strong relationship and create loyal guest

A chieve unique and memorable Indonesian experience

R esponsive to expressed and unexpressed wants and needs of the guest

E mpowers to take immediate action to resolve guest problem

S eeks opportunities to innovate and improve Indonesian experience

Nilai Layanan dalam Tindakan

Berkomitmen untuk membangun hubungan yang kuat dan menciptakan tamu yang royal.

Orang: Terapkan kepribadian layanan merek untuk terlibat dengan tamu.

Proses: Proses mulus dalam melakukan transaksi. Reservasi cepat dan akurat.

Tempat: Membangun dan memperbaiki: situs web, pusat kontak, pemesanan online, media sosial, program loyalitas, sistem hotel dan peralatan.

 

Mewujudkan pengalaman Indonesia yang unik dan berkesan.

Orang: Menunjukkan pengalaman unik dan berkesan saat menyapa tamu.

Proses: Tertanamnya Budaya Indonesia di setiap titik sentuh.

Tempat: Suasana hotel yang mewakili Budaya Indonesia (pengalaman meliputi panca indra).

 

Responsif terhadap keinginan dan kebutuhan yang diungkapkan dan tidak terekspresikan oleh tamu.

Orang: Tunjukkan tindakan proaktif dan inisiatif untuk mengantisipasi kebutuhan tamu (diungkapkan dan tidak diungkapkan).

Proses: Sederhanakan birokrasi dan berikan pemberdayaan kepada setiap staf.

Tempat: Mengembangkan Teknologi Informasi dan alat lainnya untuk memenuhi kebutuhan tamu.

 

Memberi kesempatan untuk segera bertindak mengatasi masalah tamu.

Orang: Jadilah pemecah masalah, berikan respon cepat terhadap masalah tamu yang diikuti dengan solusinya.

Proses: Berikan respon yang jelas dan cepat untuk mengatasi masalah tamu.

Tempat: SOP referensi tersedia di setiap unit.

 

Mencari peluang untuk berinovasi dan meningkatkan pengalaman Indonesia.

Orang: Buat aksi dinamis untuk memberi pengalaman baru kepada tamu.

Proses: Fleksibilitas dalam menciptakan sebuah inovasi.

Tempat: Pertunjukan musiman khusus / pertunjukan seni (musik, atribut, pasar malam/ tradisional).

Esensi Merek

Sight/ Melihat

Indonesia memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada pengunjung, termasuk berbagai macam tekstil tradisional Indonesia yang menyajikan permadani warna-warna cerah, pola indah dan tekstur yang unik. Inilah pemandangan yang menyenangkan hati kita untuk menghangatkan hati kita, dan mengilhami jiwa kita.

 

Sound/ Suara

Musik dan alat musik tradisional Indonesia merupakan cerminan dari beragam kelompok etnis dan budaya yang hidup damai di kepulauan yang luas. Menikmati musik unik dari musik tradisional Indonesia bisa menjadi pengalaman mendengarkan yang mudah dan cara baru untuk benar-benar menghargai Indonesia.

 

Taste/ Rasa

Selama berabad-abad, Indonesia telah dikenal sebagai negeri rempah-rempah dan taman buah tropis yang sesungguhnya. Berada di persimpangan rute perdagangan sejak zaman dulu, masakan Indonesia juga telah dipengaruhi oleh beragam seni kuliner asing, yang menghasilkan masakan tradisional Indonesia yang eksotis dan menarik.

 

Scent/ Aroma

Aromatik bunga dan rempah-rempah telah digunakan di Indonesia sejak zaman dahulu, dan berlanjut hari ini dengan perawatan aromaterapi serta spa modern. Aroma bunga melati yang unik dengan aliran udara sejuk yang lembut dapat menghasilkan keajaiban untuk menenangkan pikiran, melemaskan otot tubuh, dan menghidupkan kembali seluruh tubuh kita.

 

Touch/ Sentuhan

Indonesia juga dikenal karena keramahtamahannya, menangkap jantung dunia dan menjadikan negara ini sebagai salah satu tujuan paling favorit di dunia. Banyak tarian salam tradisionalnya merupakan cerminan sambutan hangat dan sentuhan keramahan Indonesia yang terkenal.